• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, August 24, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Tiket Full: Go Show-No Show atau Shadow Booking?

by admin
July 17, 2023
in Kanal
0 0
0
Tiket Full: Go Show-No Show atau Shadow Booking?

FULL: Terkadang tiket susah dicari dan full tetapi ketika di atas pesawat banyak kursi kosong

0
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito SH *)

TINTAKALTIM.COM-Kejadian tiket full tujuan tertentu itu sering dialami calon penumpang pesawat. Ini yang  dialami penumpang untuk jurusan Makassar-Balikpapan dalam beberapa waktu lalu. Tetapi ada juga jurusan lainnya.

Tiket full. Maklum, ada hajatan nasional Rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Ribuan orang ‘tumplek blek’ di Kota Daeng itu. Sehingga, situasinya menjadi peak season atau saat liburan menuju weekend.

Bagi yang tidak booking tiket pulang pergi (PP), tentu banyak risiko dihadapi. Jadwal pulang  masuk dalam tentative alias belum pasti. Karena, ketika memastikan pulang bareng dengan kawan-kawannya yang memiliki tiket, maka tiket full.

Anda biasanya searching tiket di kanal-kanal distribusi tiket penjualan online. Seluruh pesawat full. Sehingga, putus asa untuk pulang hari itu. Tunda hari lainnya. Ternyata juga masih full. Berpikir, ingin naik kapal laut saja.

“Lucu bin ajaib. Dibilang tiket full, tapi di bagian belakang pesawat kosong ada puluhan seat. Susahnya cari tiket padahal mi,” kata Andi Welly, penumpang yang berangkat dari Makassar ke Balikpapan.

Berbagai pihak menduga  dan menilai, tentu ada permainan. Dulu pernah ramai ada istilah shadow seat atau shadow booking. Istilahnya kursi di-booking untuk ‘kepentingan tertentu’ atau kursi bayangan. Tak ada orang pesan tapi kursinya ada. Dan itu bisa dijual ke penumpang lain dalam interval 40 menit  bahkan saat injury time akan boarding pun bisa, asalkan calon penumpangnya ada di bandara.

Andi Welly (kiri) bersama media ini di Makassar

Media ini pun harus melakukan go show  ke bandara. Karena ada perintah begitu dan dapat tiket. Kuncinya harus di bandara atau go show tadi. Kalau berharap menunggu di hotel, tak bakalan dapat.

Naik pesawat itu ada durasi batas waktunya. Seluruh airlines yang menjual tiket di online, juga memiliki limitasi untuk menutup kanal onlinenya karena sudah full. Sebab, 40 menit sebelum take off harus ditutup. Tetapi, terkadang kita heran, sering ada kejadian membingungkan. Tiket full, tetapi saat naik ke pesawat mengapa banyak seat kosong?

Salahsatu petinggi airline yang enggan disebutkan namanya, kepada media ini menyebut, banyak faktor yang terjadi. Misalnya, kaitan sumber daya manusia (SDM) pasca pandemi covid-19.

Di mana, turn over karyawan sangat tinggi (perputaran keluar-masuk karyawan). Sehingga, bisa saja terjadi administrasi calon penumpang disampaikan keliru. Sehingga,  bisa human error, maka informasi yang di-publis pun masalah dan salah.

“Ya pekerjaan ini sangat berat. Tak mungkin dikonfirmasi satu-satu penumpangnya. Sehingga, ada penumpang sakit, penumpang berhalangan dan lainnya membatalkan penerbangan. Sehingga, seat kosong dan terlanjur disebut full,” ujarnya.

Selain itu, bagi airlines kaitan ground time atau waktu yang digunakan pesawat selama berada di apron bandara juga jadi pertimbangan. Tak bisa berlama-lama, sekitar hanya 45 menit, sebab harus terbang kembali. Sehingga, tak mungkin berjualan tiket yang waktunya mepet. Dan, seat yang ada akhirnya kosong.

GO SHOW-NO SHOW

Bagi ‘orang bandara’ kedua istilah ini sudah lazim. Terkadang, ketika mencari tiket full, maka ada upaya travel agent tiket pesawat mengarahkan untuk go show yang secara harfiah sebenarnya jika diartikan : go itu pergi dan show itu lihat. Jadi bisa dipersepsikan  pergi dan melihat ke bandara.

“Tapi, biasanya ini enggan dilakukan orang-orang tertentu. Meskipun ia sangat ingin berangkat hari itu, karena khawatir tiket tetap tak ada. Dan, ini memang gambling,” kata  pejabat airline tadi.

Suasana peakseason di bandara Makassar

Jika melihat di aplikasi online tiket pasti full. Maka, disarankan untuk go show, itu bisa saja dapat tiket. Hanya sifatnya tidak banyak. Bisa 2 sampai 5 tiket. Dan, yang mengurai seat kosong itu adalah airline karena mengetahui daftar seat yang kosong. Terkadang juga dapat tiket tapi harus transit dan mahal.

Go show ini jika mendesak ingin berangkat. Karena membeli tiket online atau di travel agent sudah tak mungkin dapat tiket. Sehingga, diperlukan waktu untuk ke bandara. Biasanya harus ada waktu sekitar 3-4 jam sebelum keberangkatan. Apa pasti dapat tiket? Infonya 80 persen sukses, jika tidak ya kembali tidur di hotel lagi.

Tak mudah untuk mendapatkan seat saat go show. Kendati reservasinya sama. Hanya harus dibantu ‘teman’ yang punya kebijakan di airline. Sebab, reservasinya hanya bisa dilakukan staf airline.  “Yang mengetahui seat kosong itu airline. Karena, beberapa alasan tadi,” ujar pejabat airline tadi.

Berbeda dengan no show. Kalau no itu tidak dan show melihat. Artinya tidak melihat. Dan ini sering terjadi yang mengakibatkan kursi kosong. Mengapa?

Biasanya menurut pejabat airline tadi,  penumpang tidak hadir karena ada alasan tertentu. Penumpang tak datang padahal pesawat mau berangkat. Sehingga, disebut no show. Ada tiketnya, orangnya tak ada.

“Itu yang bisa mengakibatkan seat kosong. Kalau shadow seat karena sistem online, mungkin bisa terjadi dan tidak,” ujarnya.

Seat kosong juga bisa terjadi  karena ketidakhadiran itu ada faktor sengaja. Biasanya hanya untuk mendapatkan boarding pass dan tidak berangkat.

“Ini biasanya untuk laporan perjalanan dinas (SPPD). Mungkin tak pulang hari itu dan pulang di hari berikutnya lantaran ada dibayarkan tiket oleh lainnya. Sehingga, tak melapor. Tapi bukti tiket ada,” ujar sumber tadi.

Sementara itu, Ketua Astindo Kaltim Achmad Tauhid membenarkan, jika blocking seat atau shadow seat itu sering dilakukan oleh airline. Gunanya untuk memberikan peluang seat untuk pejabat VVIP. Misalnya, 10 kursi.

Tapi, terkadang ada airline yang transparan tetapi ada yang ‘nakal’. Kaitan blocking seat itu bisa dilakukan dan dijual ke pihak lain.  Dan, yang bisa mengeluarkan tiket blocking atau shadow seat ini adalah setingkat station manager airline. Itu setelah setingkat tamu VVIP tak ada.

Biasanya ada kerjasama airline dan travel agent. Membeli tiketnya di kantor airline atau online, tetapi sudah kerjasama dengan travel tertentu. Dan itu bisa diambil dari seat tadi. Hanya, terkadang harganya ‘selangit’ .

“Namanya memanfaatkan opportunity atau peluang tadi. Sehingga, penumpang yang dibebani biaya tinggi. Dan itu sering terjadi,” kata Achmad Tauhid.

Memang katanya, fungsi pengawasan ada pada pengelola bandara terhadap seluruh airline. Tetapi, di saat peak season  kejadian tersebut tak dapat dihindari. Kuncinya, blocking seat itu sering dilakukan.

Bagaimana dengan kursi kosong di pesawat dibilang full? Menurut Achmad Tauhid karena interval waktu penjualan tiketnya terlambat. Sebab, harus berangkat hari itu. Dan itu risiko yang harus dihadapi airline.

Tapi, itulah dinamika airlines. Sehingga, ada yang menjual dengan harga tinggi tanpa harus melihat kondisi calon penumpang. “Karena dianggap memerlukan, seberapa harga pun dibeli. Itulah modus yang sering terjadi dalam konteks harga tiket. Makanya tak heran sampai harga 3 bahkan 4 juta. Karena, berbagi keuntungan tadi oleh oknum-oknum tertentu,” ujar Tauhid.**

*) Wk Ketua Media Online Indonesia Kaltim

SendShareTweet

Related Posts

PBSI Genjot Prestasi di Bayan Open 2026. Soegianto: Klub Balikpapan Jadi Naik Gengsi Nasional
Kanal

PBSI Genjot Prestasi di Bayan Open 2026. Soegianto: Klub Balikpapan Jadi Naik Gengsi Nasional

August 24, 2026
KOPI SEWINDU, Nongkrong Buat Candu dan Rindu. Kurma Espresso dan Japanesse Yuzu Favorit
Kanal

KOPI SEWINDU, Nongkrong Buat Candu dan Rindu. Kurma Espresso dan Japanesse Yuzu Favorit

August 21, 2026
Agustusan Seru Digelar IWSS Bersatu. Outfit Merah Putih, Demi NKRI Tak Ada Letih
Kanal

Agustusan Seru Digelar IWSS Bersatu. Outfit Merah Putih, Demi NKRI Tak Ada Letih

August 20, 2026
Balikpapan 6 Besar PTSP dari 98 Kota. Walikota Minta Jangan Diperlambat, Kadin Fokus Investasi
Kanal

Balikpapan 6 Besar PTSP dari 98 Kota. Walikota Minta Jangan Diperlambat, Kadin Fokus Investasi

August 20, 2026
Total Hadiah Rp600 Juta, Bayan Open 2026 Digelar 24-29 Agustus, Hadirkan Jonatan dan Hendra
Kanal

Total Hadiah Rp600 Juta, Bayan Open 2026 Digelar 24-29 Agustus, Hadirkan Jonatan dan Hendra

August 19, 2026
Indonesia Berdaulat, Upacaranya Pakai Baju Adat (Merdeka: Walikota Ingatkan Waspada Provokasi)
Kanal

Indonesia Berdaulat, Upacaranya Pakai Baju Adat (Merdeka: Walikota Ingatkan Waspada Provokasi)

August 18, 2026
Next Post
Empat OPD Pemkot Balikpapan ‘Kawinkan’ Juara Nasional. Di Rakernas Apeksi, Berjaya di ICE dan Pawai Budaya

Empat OPD Pemkot Balikpapan 'Kawinkan' Juara Nasional. Di Rakernas Apeksi, Berjaya di ICE dan Pawai Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Important things to do before switching from iPhone X to Google Pixel 3XL

November 9, 2021
Baznas-BMCI Latih Satpam Bersertifikasi. Bustomi: Insya Allah, Semua Mereka Bekerja

Baznas-BMCI Latih Satpam Bersertifikasi. Bustomi: Insya Allah, Semua Mereka Bekerja

November 12, 2025
Rahmad-Thohari: Solid, Menang-Menang, Itu Sudah, Wis Wayahe. Edi Salassa Ketua, Abdulloh Koordinator Partai. 17 Anggota DPRD Perkuat Tim

Rahmad-Thohari: Solid, Menang-Menang, Itu Sudah, Wis Wayahe. Edi Salassa Ketua, Abdulloh Koordinator Partai. 17 Anggota DPRD Perkuat Tim

August 31, 2020
Charles: Imlek, Doa untuk Warga Sejahtera dan Dapat Rezeki IKN. Walikota dan Anggota Forkopimda Ikut Imlekan

Charles: Imlek, Doa untuk Warga Sejahtera dan Dapat Rezeki IKN. Walikota dan Anggota Forkopimda Ikut Imlekan

January 23, 2023
Distribusi Air PDAM Terkendala Pelebaran Drainase. Sukono: Sebulan 4 Kali Terkena Kegiatan Gorong-gorong

Distribusi Air PDAM Terkendala Pelebaran Drainase. Sukono: Sebulan 4 Kali Terkena Kegiatan Gorong-gorong

November 27, 2019
MKP Desain Pelabuhan Kariangau Gunakan E-Ticketing. Muiz: Cashless Harus Maksimal, Demi Pelayanan Penumpang

MKP Desain Pelabuhan Kariangau Gunakan E-Ticketing. Muiz: Cashless Harus Maksimal, Demi Pelayanan Penumpang

May 13, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines