TINTAKALTIM.COM-Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) kilometer 8 mengalami penurunan kapasitas. Ini setelah dideteksi, ternyata ada kebocoran pipa distribusi 400 mm di Jalan Soekarno Hatta akibat adanya pekerjaan pemasangan pipa gas PGN jalur Balikpapan-Senipah
Kepala Bagian Customer Service (CS) Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Suryo Hadi Prabowo menegaskan, perusahaan segera melakukan perbaikan, sebab kejadiannya diidentifikasi sejak semalam.
“Kita harus segera kerjakan. Memang akan ada produksi berhenti sesaat karena adanya pekerjaan. Apalagi kaitan Idul Adha,” kata Suryo dalam keterangan persnya.
Pekerjaan langsung dikerjakan pada Rabu (28/07/2023) secara teknis IPAM kilometer 8 berhenti dan target pekerjaan 1×24 jam dan tim teknis mengerjakan lebih cepat, agar air segera mengalir kembali.
PTMB (PDAM) kata Suryo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya pelanggan aliran airnya mengalami gangguan. Karena, jika tidak segera dikerjakan maka air terbuang secara fisik akan semakin besar, sehingga harus dilakukan penghentian produksi mendadak.
Menurut Suryo, jika pekerjaan selesai maka IPAM kilometer 8 akan beroperasi kembali untuk melayani pelanggan terutama untuk pelanggan yang jaraknya jauh dan elevasi tinggi. “Tentu yang elevasinya tinggi harus menunggu ketika air baru dioperasikan kembali. Sebab, memerlukan waktu,” kata Suryo.

Kepada pelanggan kata Suryo, mohon doa agar pekerjaan dapat segera diselesaikan. Apalagi cuaca dalam keadaan cerah. “Insya Allah tidak lama. Tapi, ini pekerjaan urgent dan harus dihentikan sesaat distribusi airnya,” ungkap Suryo.
Daerah yang mengalami gangguan distribusi air khususnya jalur produksi IPAM kilometer 8 adalah sepanjang jalur kilometer 10 sampai dengan Muara Rapak (Jalan Soekarno Hatta), Jl MT Haryono (Rumah Sakit Umum), RSS Damai III, Perum Korpri, Perum PT HER Mandiri, Kompleks Perusda, Kompleks Bumi Sepinggan Baru, Kompleks PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, sepanjang jalan Syarifuddin Yoes, Perum Daksa, sebagian daerah Batakan, Perum WIKA, sebagian Daun Village, Kompleks Perum Pemda BB, Boster AMD Sungai Ampal, Perum H Ruslan Gn Guntur, Perum Pelabuhan Gn Guntur, Gn Samarinda Strat I sd VI, Jln Patimura, Jl Kampung Timur, Jl Wonorejo, Sumber Rejo, Jl Karang Rejo sampai dengan Gang Buntu, Gg Rohani Km 09, Kompleks AD, kilometer 8, Kompleks Klaus Reppe, Bangun Reksa, Perum PDAM, Graha Indah, Bhum Nirwana Indah, Adi Ghuna Unggul, Mandastana, Batu Ampar Lestari, Ramayana, Jln Brantas, Perumnas, Telindung, Padat Karya, Inpres I sampai dengan IV, Somber, Jln Gn Satu, Gn IV, Jln Gn Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kampung Baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jl Borobodur, Kampung Baru Ilir, Gn Polisi dan seluruh aliran dari IPAM Batu Ampar.
“Semoga pekerjaan cepat selesai dan air dapat mengalir lebih cepat,” ujar Suryo. (gt)













